Roy adalah salah satu murid yang menjabat sebagai pembimbing senior di salah satu SMU di Jakarta, dalam suatu acara hoby group, Roy bertemu dengan Rika, yaitu salah seorang murid baru wanita di sekolah itu.Sejak menyadari bahwa Roy menyukai Rika, Roy mulai mencari perhatian agar Rika melirik kepadanya,.Saat Rika mulai memperhatikan Roy, mulailah Roy mengeluarkan jurus-jurus jitu tebar pesona dengan memberikan pandangan kepada murid-murid bahwa ia adalah senior yang berwibawa, tampan dan berkharisma, saat itu juga Roy memberikan sinya-sinyal bahwa ia suka dengan Rika, walhasil Rika mulai meyakini sesuatu bahwa ia menyukai Roy dan merasa rasa sukanya terbalaskan.
Dalam cerita diatas diketahui bahwa secara tidak sadar Roy telah menggunakan teknik-teknik hipnotis dengan tujuan agar Rika suka kepadanya.Begitu juga dengan Rika, secara tidak sadar ia terpengaruh perangkap hipnotis yang dilakukan oleh Roy. Percayakan anda, dalam kehidupan kita sehari-hari, kita telah menggunakan teknik hipnotis untuk melakukan semua yang kita inginkan, bahkan setiap orang pasti menggunakan teknik ini untuk mendapatkan pasangannya, tentu saja tidak berlaku untuk pasangan yang dijodohkan.
Kejadian sekecil apapun yang terjadi di dunia bisa diambil pelajarannya bahkan bisa dijadikan senjata yang ampuh. Teknik hipnotis adalah cara-cara dan teknik mempengarui diri sendiri atau orang lain dengan cara menarik perhatian subyek kemudian menanamkan sugesti kepada pikiran subyek, dengan syarat subyek bekerja sama dengan penuh
Teknik hipnotis bisa digunakan untuk tujuan kejahatan, misalnya seorang ibu pulang dari pasar dengan perasaan melelahkan, tiba-tiba seseorang menepuk dari belakang, saat ibu tersebut berpaling dan menatap mata penepuk, seketika itu tertarik perhatiannya, penjahat tersebut mengeluarkan kata-kata dengan intonasi khusus sehingga sang ibu melakukan apapun yang diperintahkan, misalnya menyerahkan semua perhiasannya.
Banyak public figure,agamawan, seniman dan lain sebagainya telah sukses menggunakan teknik ini untuk meraih kesuksesan, misalnya :
- Aa Gym dengan sorban di kepalanya mampu menarik perhatian jamaahnya
- Deddy Corbuzier berpenampilan alis tebal, kepala botak dan rambut yang diukir untuk menarik perhatian pemirsa
- Seorang artis mampu menjadi seorang trendsetter dengan cara berpenampilan yang tidak biasa dan aneh, meski pada awalnya aneh, pada akhirnya banyak orang mengikuti penampilannya
- Semua penduduk dalam suatu Negara bisa dialihkan perhatiannya dari suatu isu negatif besar dengan hanya memberitakan kematian seorang artis di media televise (Apa tuh ?)
- Dan lain sebagainya
Bagaimana cara agar kita terhindar dari kejahatan hipnotis, salah satu caranya adalah menanamkan kepada kerabat, teman, saudara, anak dan semua yang kita kenal agar tidak berbicara kepada orang asing di jalan atau dirumah, teknik ini telah digunakan di luar negeri dengan istilah “Never talk to stranger”.
Jika dijalan terdapat seseorang yang mencurigakan dan tidak dikenal menepuk kita atau mengajak berbicara, pejamkan langsung mata anda, geleng-gelengkan kepala anda, buka mata anda kemudian tanya ada apa, atau kenapa, namun jangan tatap mata orang tersebut. Cara lain adalah anda bisa ulangi kata-kata orang asing tersebut, seperti latah.Jika anda punya penyakit latah ada kemungkinan anda terbebas dari kejahatan hipnotis, namun tidak menjamin juga, karena penjahat biasanya menggunakan cara kekerasan jika cara hipnotis tidak berhasil, dalam hal ini anda butuh ilmu bela diri.
Bagaimana menggunakan hipnotis untuk kebaikan, bisa,salah satu contohnya jika anda melakukan persentasi atau berbicara di depan umum, usahakan pada sesi awal anda mampu menarik perhatian semua pendengar, misalkan anda menampilkan video lucu atau animasi pada layar presentasi, atau menampilan gambar-gambar yang menarik perhatian saat presentasi.
Selasa, 24 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Etika Mempelajari Magic
Etika Mempelajari Magic

1. Gunakan Magic yang Anda Pelajari Untuk Kebaikan
Ini adalah landasan dasar dari setiap ilmu yang anda pelajari. Gunakanlah magic yang anda pelajari untuk menghibur orang, bukan untuk merusak sebuah show atau menghancurkan nama baik seorang magician. Ingat, mengetahui sebuah trik magic tidak berarti membuat anda mampu menampilkan magic tersebut di atas panggung. Bagi saya, orang yang mampu menampilkan satu magic show yang berkualitas jauh lebih baik dibandingkan orang yang membongkar seribu trik magic.
2. Be Responsible, Please...
Bertanggung jawablah pada setiap trik yang anda mainkan, setiap aksi panggung yang anda lakukan, serta setiap kata yang anda ucapkan. Pelajari dengan cermat plus-minus serta risiko (fisik maupun non-fisik) yang akan anda dapatkan ketika memainkan sebuah trik. Lakukan secermat mungkin, sehingga tidak ada penonton yang merasa dibodohi, disakiti hatinya, ataupun merasa terhina oleh pertunjukan magic anda. Ingat, tujuan menampilkan sebuah pertunjukan magic adalah untuk menghibur audiens, bukan untuk menunjukkan bahwa diri anda yang paling hebat.
3. Berusahalah Untuk Menjaga Rahasia

Jika anda berniat membuka rahasia permainan sulap anda, pikirkan dulu seribu kali. Akankah rahasia yang anda buka memberi manfaat positif bagi diri anda maupun orang lain? Apakah anda benar-benar harus membuka trik magic yang anda mainkan?Selama mengelola blog ini, banyak yang mempertanyakan integritas saya sebagai seorang magician, yang dengan sukarela membagikan trik-trik magic ke masyarakat umum. Tujuan saya membuka blog ini bukan untuk menghancurkan kenikmatan bermain sulap ataupun untuk mencari-cari kelemahan para magician. Tujuan saya hanya satu : Berbagi ilmu dengan para pecinta magic Indonesia.
4. Kontrol Diri Anda
Tidak hanya dalam melakukan magic show, tapi juga dalam berkata-kata, berkomentar, dan berpendapat. Jika anda merasa sebagai seorang magician atau pecinta magic, kontrol setiap kata yang terucap dari mulut anda saat berkomentar tentang magic show, magic trick, atau magician. Berikanlah pujian atau aplaus bila anda merasa senang atau terhibur. Jangan segan pula untuk memberikan kritik jika anda menemukan suatu hal yang kurang berkenan di hati anda. Satu hal yang harus diingat dalam memberikan kritik : Pastikan bahwa kritik anda benar-benar membangun, bukan sekadar luapan emosi sesaat yang diikuti dengan banyak kata-kata hinaan. Jika anda ingin mengontrol pikiran orang lain, anda harus bisa mengontrol diri anda terlebih dahulu.
5. Hargailah Para Pekerja Misteri
Bagaimanapun, para pekerja misteri telah memberikan hiburan alternatif bagi kita. Para magician, trickmaster, maupun orang-orang yang bergerak di belakangnya telah melakukan pengorbanan yang tidak sedikit. Jika anda tidak mampu mengapresiasi mereka, lebih baik diam. Pikirkan seribu kali jika anda ingin melontarkan hinaan pada para pekerja misteri. Apakah anda lebih baik dari mereka? Apakah anda bisa menampilkan magic show yang lebih berkualitas dari mereka? Apakah anda telah melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat dari para pekerja misteri tersebut?
6. Bagi para Magician yang pernah merasa terbongkar triknya, terhina, ataupun sakit hati......

Berbahagialah anda, para pekerja misteri, yang pernah dihina, dibongkar triknya, dan disakiti hatinya dengan berbagai komentar yang tidak mengenakkan. Itu artinya anda telah menjadi "sesuatu" di mata orang lain. Makin tinggi pohon, makin kencang angin yang menerpanya. Jika anda adalah seseorang yang puas hanya berdiam diri di rumah tanpa mencoba berkreasi, tak akan ada orang lain yang mau bersusah-payah menjatuhkan anda.
Semua pesulap besar pernah mengalami hal ini. Mulai dari Harry Houdini, David Copperfield, David Blaine, Deddy Corbuzier, Romi Rafael, Joe Sandy, bahkan saya selaku penulis blog Wikumagic. Kuncinya hanya satu : TETAP BERKARYA. Terbukti, magician-magician yang saya sebutkan tadi hingga kini tetap eksis, bahkan melegenda. Tapi apa yang terjadi dengan orang-orang yang merendahkan, menghina, dan menjelek-jelekkan? Tak satupun yang terdengar gaungnya...
Intinya, jika anda memang ingin menjadi pekerja misteri ataupun hanya sekadar penikmat magic; gunakanlah akal dan hati nurani dalam setiap hal yang akan anda lakukan. Jangan pernah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan akal dan hati nurani anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar